Orang Minang
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Orang_Minang
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Minangkabau مينڠكاباو |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Tokoh Minang terkenal; dari atas ke bawah:
Baris atas: Adityawarman, Rohana Kudus, Tuanku Imam Bonjol, Rasuna Said, Haji Agus Salim.
Baris bawah: Sutan Syahrir, Abdul Muis, Mohammad Hatta, Tan Malaka, Chairil Anwar. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah populasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kurang lebih 8 juta (2010)[1] |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kawasan dengan populasi yang signifikan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Bahasa | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Bahasa Minang, bahasa Indonesia, dan bahasa Melayu | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Agama | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Islam | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kelompok etnik terdekat | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Melayu |
Menurut A.A. Navis, Minangkabau lebih kepada kultur etnis dari suatu rumpun Melayu yang tumbuh dan besar karena sistem monarki,[5] serta menganut sistem adat yang khas, yang dicirikan dengan sistem kekeluargaan melalui jalur perempuan atau matrilineal,[6] walaupun budayanya juga sangat kuat diwarnai ajaran agama Islam, sedangkan Thomas Stamford Raffles, setelah melakukan ekspedisi ke pedalaman Minangkabau tempat kedudukan Kerajaan Pagaruyung, menyatakan bahwa Minangkabau adalah sumber kekuatan dan asal bangsa Melayu, yang kemudian penduduknya tersebar luas di Kepulauan Timur.[7]
Saat ini masyarakat Minang merupakan masyarakat penganut matrilineal terbesar di dunia.[8][9] Selain itu, etnik ini juga telah menerapkan sistem proto-demokrasi sejak masa pra-Hindu dengan adanya kerapatan adat untuk menentukan hal-hal penting dan permasalahan hukum. Prinsip adat Minangkabau tertuang singkat dalam pernyataan Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah (Adat bersendikan hukum, hukum bersendikan Al-Qur'an) yang berarti adat berlandaskan ajaran Islam.[10]
Orang Minangkabau sangat menonjol di bidang perniagaan, sebagai profesional dan intelektual. Mereka merupakan pewaris terhormat dari tradisi tua Kerajaan Melayu dan Sriwijaya yang gemar berdagang dan dinamis.[11] Hampir separuh jumlah keseluruhan anggota masyarakat ini berada dalam perantauan. Minang perantauan pada umumnya bermukim di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Medan, Batam, Palembang, dan Surabaya. Di luar wilayah Indonesia, etnis Minang banyak terdapat di Negeri Sembilan, Malaysia dan Singapura.
Masyarakat Minang memiliki masakan khas yang populer dengan sebutan masakan Padang, dan sangat digemari di Indonesia bahkan sampai mancanegara.[12]
Daftar isi |
Etimologi
Peta yang menunjukan wilayah penganut kebudayaan Minangkabau di pulau Sumatera.